Teknik Manufaktur: Definisi dan Penjelasan Lengkap

Teknik Manufaktur: Definisi dan Penjelasan Lengkap

Halo! Kembali lagi bersama Tan Eduka


Materi perkuliahan yang kali ini akan dibahas adalah terkait Definisi dan Penjelasan Lengkap Teknik Manufaktur

FYI, Materi ini merupakan materi yang dipelajari di Mata Kuliah Proses Manufaktur , dan biasanya di pelajari oleh Mahasiswa Teknik Industri di Sem 3

Oke, tanpa basa-basi lagi, langsung aja kita mulai membahsanya, yuk!


Teknik Manufaktur: Definisi dan Penjelasan Lengkap


Nah, pertama-tama kita membahas mengenai asal-usul kata manufaktur dulu ya,


Kata manufaktur itu sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu “manus factus” yang berarti dibuat dengan tangan.


FYI, Kata manufacture muncul pertama kali di tahun 1576, dan kata manufacturing muncul di tahun 1683.


Setelah kita tahu asal-usul kata manufaktur, arti luas kata Manufaktur itu memiliki pengertian sebagai berikut:


Manufaktur, dalam arti luas, adalah proses merubah bahan baku menjadi produk.


Setelah mengetahui asal-usul kata manufaktur, dan arti luas manufaktur, Jadi Teknik Manufaktur itu apa sih?


Teknik manufaktur adalah disiplin ilmu di bidang teknik yang berhubungan dengan berbagai praktik manufaktur serta penelitian dan pengembangan sistem, proses, mesin, alat, dan perlengkapannya. 


Oh iya, di Teknik Manufaktur ini ada 3 hal yang menjadi karakteristiknya, yaitu:


  1. Teknik manufaktur berhubungan dengan mesin yang mengubah bahan mentah menjadi produk baru
  2. Teknik manufaktur merupakan bidang yang luas yang mencakup desain dan perkembangan produk
  3. Teknik manufaktur memiliki kesamaan pada beberapa bagian dengan teknik mesin, teknik industri, teknik listrik, teknik elektronik, ilmu komputer, manajemen bahan, dan manajemen operasi


Sebagai catatan, Anda yang nantinya akan menjadi seorang engineer harus mengetahui bahwa Sukses atau tidaknya teknik manufaktur berdampak secara langsung pada peningkatan di bidang teknologi dan penyebaran inovasi. Jika suskses, maka akan terjadi peningkatan di bidang teknologi. Adapun jika gagal, maka yang terjadi adalah sebaliknya.


Oleh sebab itu, Jika Anda lebih mencermati, bidang ilmu teknik manufaktur sesungguhnya merupakan sinergi atau gabungan yang saling menguatkan dari jurusan teknik mesin dan teknik industri.


Berikut Wujud Sinergi antara jurusan teknik mesin dan teknik industri


Jadi, dari teknik mesin itu diadopsi ilmu-ilmu yang berkaitan dengan perancangan produk dan perancangan proses pembuatan, sedangkan dari teknik industri diadopsi ilmu-ilmu yang terkait dengan pengelolaan sistem di industri manufaktur (industri yang menghasilkan produk manufaktur). Setelah terjadi sinergi, maka kedua hal tersebut akan membentuk gabungan yang sangat menguatkan dalam bidang manufaktur


Nah, Setelah kamu mengetahui definisi lengkapnya, kamu juga harus tahu dong megenai hal apa sih yang harus diperhaitkan dlaam proses manufaktur yang baik


Berikut 4 hal penting yang harus diperhatikan dalam proses manufaktur yang baik : 


  1. Pergerakan bahan: hal yang dimaksud disini adalah efisiensi bahan dalam proses manufacturing yang meningkatkan produktivitas. 
  2. Waktu: konsumen harus menerima kebutuhan mereka tepat waktu sehingga waktu produksi harus dibuat seefisien mungkin. 
  3. Harga: biaya produksi mulai dari bahan, peralatan, sampai gaji tenaga kerja juga harus diperhatikan supaya tidak membengkak karena akan berimbas pada harga produk. 
  4. Kualitas: walaupun harus menekan waktu dan biaya, kualitas harus tetap terjaga. 


Nah, Jika kamu memang tertarik menjadi insinyur manufaktur, berikut tugas insinyur manufaktur yang harus kamu lakukan


Tugas Insinyur Manufaktur : 

  1. Mengidentifikasi peluang atau menerapkan perubahan untuk meningkatkan produk atau mengurangi biaya menggunakan pengetahuan tentang proses fabrikasi, peralatan dan perkakas produksi, metode perakitan, standar kontrol kualitas, atau desain produk, bahan dan bagian 
  2. Menentukan akar penyebab kegagalan menggunakan metode statistik dan merekomendasikan perubahan desain, toleransi, atau metode pengolahan 
  3. Memberikan keahlian atau dukungan teknis yang berkaitan dengan manufaktur 
  4. Memasukkan metode dan proses baru untuk meningkatkan operasi yang ada 
  5. Mengawasi teknisi, ahli teknologi, analis, staf administrasi, atau insinyur lainnya 


Untuk menjadi seorang insinyur manufaktur, tentunya kamu harus menguasai beberapa pengetahuan dasar manufaktur, Lantas apa aja sih pengetahuan Dasar Insinyur Manufaktur itu?


Berikut Pengetahuan Dasar Insinyur Manufaktur :


1. Desain

Pengetahuan tentang teknik, peralatan dan prinsip desain termasuk dalam memproduksi rencana teknikal yang presisi, cetak biru, gambar dan model. 


2. Rekayasa dan Teknologi

Pengetahuan tentang aplikasi praktis dalam ilmu rekayasa dan teknologi. Hal ini termasuk penerapan prinsip, teknik, prosedur, dan peralatan untuk mendesain dan memproduksi berbagai barang dan jasa.


3. Matematika

Pengetahuan tentang aritmatika, aljabar, geometri, kalkulus, statistik, dan aplikasinya.


4. Mekanis

Pengetahuan tentang mesin dan peralatan, termasuk desain, fungsi, perbaikan, dan perawatan.


5. Produksi dan Pengolahan

Pengetahuan tentang bahan mentah, proses produksi, kontrol kualitas, biaya, dan teknik lainnya dalam memaksimalkan keefektifan manufaktur dan distribusi barang.


Selain menguasai pengetahuan dasar, ternyata untuk menjadi insinyur manufaktur kamu harus memiliki keterampilan utama insinyur manufaktur, hal tersebut mencakup:


Keterampilan Utama Insinyur Manufaktur : 


1. Aktif Mendengarkan

Memberikan perhatian penuh pada perkataan orang lain, menyisihkan waktu memahami poin yang disampaikan, mengajukan pertanyaan sewajarnya, dan tidak menyela pada waktu yang tidak tepat


2. Penyelesaian Masalah yang Kompleks

Mengidentifikasi masalah yang kompleks dan mengulas informasi terkait dalam rangka mengembangkan dan mengevaluasi pilihan serta solusi yang dapat diterapkan.


3. Pertimbangan dan Pengambilan Keputusan

Mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan dari pilihan tindakan yang potensial untuk memilih tindakan yang paling tepat.


4. Pemahaman Membaca

Memahami kalimat dan paragraf yang ditulis dalam dokumen kerja.


5. Berbicara

Berbicara pada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif


Untuk menopang keterampilan utama, ada juga kemampuan Insinyur manufaktur yang harus kamu miliki jika kamu memang tertarik dalam bidang manufaktur


Berikut Kemampuan Insinyur Manufaktur :


1. Penalaran Deduktif

Kemampuan untuk menerapkan peraturan umum dalam masalah tertentu dalam rangka menghasilkan jawaban yang masuk akal.


2. Penalaran Matematika

Kemampuan untuk memilih metode dan formula matematika yang tepat untuk menyelesaikan masalah.


3. Penglihatan Jarak Dekat

Kemampuan untuk melihat detil dalam jarak dekat (jarak beberapa kaki dari objek). 


4. Sensitivitas Masalah

Kemampuan untuk memberitahu ketika terdapat sesuatu yang salah atau mungkin salah. Hal ini tidak melibatkan penyelesaian masalah, hanya mengetahui jika terdapat suatu masalah.


5. Fleksibilitas Kategori

Kemampuan untuk menghasilkan atau menggunakan kelompok aturan yang berbeda untuk menggabungkan atau mengelompokkan sesuatu dengan cara baru. 


Bagi kamu lulusan teknik manufaktur, ada banyak prospek kerja menjanjikan yang bisa kamu jalani lhoo


Apa saja?


Berikut Prospek kerja sarjana lulusan Teknik Manufaktur :

  1. Product Design and Developtment (perancangan dan pengembangan produk): Melakukan perancangan dan pengembangan produk, untuk pemenuhan kebutuhan hidup namusia maupun untuk keperluan peralatan (produk) industri.
  2. Process Planner (perencana proses produksi): Melakukan analisa dan perencanaan tahapan proses produksi untuk membuat produk manufaktur.
  3. Production Engineer (pengawas dan pengendali produksi): Melakukan pengawasan dan bertindak agar proses produksi dapat berlangsung dengan baik.


Lalu, Profesi apa aja nih yang bisa kamu jalani?


Berikut Profesi Terkait Teknik Manufaktur :

  1. Teknisi Mekanik Radio 
  2. Ahli Fisika 
  3. Teknisi Produksi Manufaktur 
  4. Ahli Teknik Industri 
  5. Manajer Produksi Industri 
  6. Ahli Teknik Mesin 
  7. Ahli Teknik Energi Angin 


Pembahasan mengenai manufaktur seolah tiada hentinya, semakin berkembangnya zaman dan terjadinya revolusi industri, membuat bidang manufaktur memiliki penyesuaian zaman dengan memunculkan Konsep Manufaktur Modern


Manufaktur Modern 


Berikut hal-hal yang ada di manufaktur modern : 


1. Just-in-Time Manufacturing 

Just-in-Time (JIT) manufacturing artinya manufaktur yang tepat waktu. Just-in-Time Manufacturing adalah model produksi dimana barang dibuat untuk memenuhi permintaan. Jadi, barang diproduksi hanya ketika dibutuhkan. Tujuan JIT adalah untuk menghindari produksi berlebihan, waktu terbuang saat menunggu tahap produksi selanjutnya, dan persediaan berlebihan. 3 hal tersebut merupakan bagian dari ‘seven wastes’ (7 pemborosan yang diidentifikasi oleh Toyota). JIT dipakai dalam sistem produksi Toyota. Konsep JIT dijelaskan oleh Henry Ford di bukunya tahun 1923, ‘My Life and Work’.


2. Flexible Manufacturing 

Flexible manufacturing system (FMS) adalah sistem manufaktur yang cukup fleksibel untuk bereaksi pada perubahan produksi. FMS terdiri dari dua. Yang pertama, mesin yang mengizinkan sistem berubah untuk memproduksi produk baru atau mengubah operasi di beberapa bagian. Yang kedua, kemampuan untuk menggunakan banyak mesin untuk operasi yang sama.

 

3. Lean Manufacturing

Lean manufacturing adalah cara berpikir, filosofi, metode dan strategi manajemen untuk meningkatkan efisiensi di lini manufaktur atau produksi. Tujuan utama lean manufacturing adalah meminimalisir atau menghilangkan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (waste). 


Lean manufacturing fokus untuk membuat barang yang tepat berada di tempat yang tepat pada saat yang tepat dengan kualitas yang tepat untuk mencapai kerja sempurna saat meminimalisir ‘waste’ dan menjadi fleksibel.


4. Life Cycle Manufacturing 

Life Cycle Analysis (LCA) adalah metoda pengujian pengaruh penyediaan suatu bahan atau produk secara lengkap, mulai dari penyediaan bahan dasar, proses pengolahan, distribusi sampai dengan penjualan ke konsumen, terhadap lingkungan. Tahap pelaksanaan LCA : 

  1. Penentuan tujuan dan cakupan kajian 
  2. Analisis inventarisasi ( identifikasi input dari lingkungan pada sistem dan output dari sistem ke lingkungan) 
  3. Penilaian dampak ( identifikasi banyaknya emisi yang dikeluarkan sistem ke lingkungan serta dampaknya terhadap lingkungan 
  4. Interpretasi ( identifikasi, kualifikasi, pengecekan, dan mengevaluasi informasi dari hasil analisis inventarisasi dan penilaian dampak) 
  5. Penulisan laporan, critical review, dan penerapan LCA 


Akhir kata, itulah pembahasan terkait materi Teknik Manufaktur yang dapat dibagikan


Semoga informasi ini dapat bermanfaar untuk Anda


Selamat belajar, Semoga sukses!


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel